Mbak Ica

Bagaimana caramu menghukum seorang anak kecil yang nakal? Mengurungnya di kamar kah? Memarahinya habis-habisan?

Sekitar 5 tahun yang lalu di Jogja, ketika kakak saya belum menikah dan saya baru awal-awal bekerja, terdapatlah adik-adik sepupu laki-laki yang tinggal bersama dengan kami di rumah. Mereka duduk di bangku SD dan sedang nakal-nakalnya. Mogok sekolah, main playstation di luar tanpa bilang-bilang, atau lainnya.

Kakak saya telaten sekali menghadapi mereka. Hukuman yang diberikan kakak saya tidak pernah hukuman fisik. Yang paling saya ingat adalah ketika kakak saya menghukum mereka dengan meminta mereka membuat puisi, pantun, atau prosa. Hihihi. Hukuman yang sulit buat mereka, tapi di satu sisi membuat mereka kreatif.

Jikapun akhirnya kita harus menghukum, ada pilihan-pilihan cerdas & kreatif untuk itu. Itu yang saya pelajari darinya.

Latest posts by virtri (see all)

4 thoughts on “Mbak Ica

  1. Thank youuuu…. for reminding me!

    Mba ni udah kehabisan akal, bagaimana mendisiplinkan krucil2 ini… Thanks atas idenya. Bener2 ide bagus! Kok tdk terpikir sblmnya yaa… Mba ni suruh berhitung, nulis atau membaca aja ya (sekalian belajar kaaan..).
    Mo segera coba diterapkan ke mereka….

  2. pengalaman pribadi anak nakal, susah menulis 🙂

    eh, tapi itu tips dari papa: menghukum anak dengan memerintahkan untuk melakukan hal yang tidak disukainya (bukan hukuman fisik, tapi sebel juga kan?? hehe…)

    lagi dong! mba Ica part 2 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You can use markdown, yes that awesome markdown.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.