Siapa yang dapat tahan, sayang

Revaku_1

Memandang sepasang bola matamu yang jenaka

Mengagumi bibir tipis merah jambumu kala terdiam, tersenyum dan tergelak

Aku tertawan oleh ketampanan dan keluguanmu

Ya, potongan demi potongan foto-fotomu mu memenuhi monitorku satu hari ini;

Datang berganti-ganti, menjadi slideshow dalam screensaver-ku;

menggemaskan, menarik kedua ujung bibirku hingga membentuk simpul senyum,

dan membuatku sesekali berseru, “Aku benar-benar mencintaimu!”

Betapa lihai kau menghiburku, sayang;

dalam muramku, dalam sedihku, dalam hampaku; hari ini

Ada damai jika mengingatmu.

Perasaan menjadi orang yang paling dibutuhkan di dunia ini, olehmu;

ketika kau melingkarkan kedua tangan kecilmu di leher ini; rangkulku dengan sangat erat. Erat sekali.

Ah, tante merindukanmu, sayang.

(00:16 a.m, 11 Juni 2006, kamar kost – hey, aku sudah 1 minggu menjadi anak kost! :D) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You can use markdown, yes that awesome markdown.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.