Eric dan Keea

Dear Eric,

Maafkan aku jika kita harus berpisah.

Kamu tau kan kalau aku ini sebenarnya tipe perempuan yang setia. Coba kamu hitung sudah berapa tahun kita bersama, satu.. dua…, hmm.. ternyata lebih. Sudah tiga tahun kebersamaan kita, Ric. Itu cukup membuktikan jika aku sangat menyayangimu, bukan?

Aku juga tahu jika kamu menyayangiku. Kamu setia mendampingiku, ketika aku sedang senang, maupun sedih, ketika aku bekerja maupun bersantai, kamu tau caranya membuatku tersenyum. Kamu seperti belahan jiwaku, Ric. Aku tau itu sejak awal pertemuan kita di Malang. Aku jatuh cinta padamu sejak pertama kali kita bertemu.

Kamu baik, tampan, setia, dan tangguh. Padahal, aku kerap menyakitimu. Aku pernah membuatmu jatuh, terjerembab, bahkan tenggelam. Tapi kamu tidak pernah marah. Kamu hanya mendiamkanku sejenak. Sejenak saja, karena setelahnya kamu kembali menemaniku, kamu tetap di sisiku, kamu mendukungku di tiap waktuku.

Maafkan aku jika kita tidak bisa lagi bersama.

Bukan karena parasmu yang tidak seindah dulu. Bukan pula karena sikapmu yang sering mendiamkanku setahun belakangan ini. Bukan pula karena penyakitmu yang sudah tidak bisa lagi disembuhkan. Bukan.

Meski, itu juga seringkali membuatku berpikir ulang tentang kebersamaan kita. Meski, keluargaku seringkali membuatku berpikir lagi tentang kamu. Meski, teman-temanku sudah tidak menyetujui hubungan kita. Sudah tidak sehat, demikian kata mereka.

Maafkan aku jika aku sekarang bersama yang lain.

Iya, Ric. Maaf ya. Aku jatuh cinta pada yang lain. Perasaan jatuh cinta ini sama seperti ketika aku pertama kali berjumpa denganmu. Namanya Keea. Aku bertemu dengannya minggu lalu. Aku kenalan di internet. Dia tidak borjuis, sama seperti dirimu. Kulitnya hitam legam, mengingatkanku juga padamu. Dan ia sederhana, layaknya sifatmu.

Namun dia lebih kuat, lebih tangguh. Membuatku tak khawatir jika bersamanya. Kamu memang kuat, Ric. Tapi ternyata ada batasnya. Kamu akhirnya rapuh. Sedangkan dia. Ah, menurut pengakuannya, dia akan bisa mengimbangiku kemanapun aku pergi, ke gunung, ke pantai, ke bukit, ke laut, ke mana pun. Ia pun berujar akan tabah jika aku sakiti, aku pukul, atau jika aku mengamuk dan menenggelamkannya. Ia tidak akan pernah mendiamkanku. Itu janjinya.

Sekali lagi, maafkan aku. Mulai saat ini, aku takkan lagi menyakitimu, Eric

Dan.. terima kasih buat kesetiaanmu selama ini.

Dear Keea,

Sekarang kita sudah bersama. Buktikan cinta & kesetiaanmu padaku sejak saat ini ya! Kamu ga boleh kalah dari Eric!

PS:

saya dedikasikan tulisan ini untuk:

  1. Sony ERICsson K750 saya yang kereeeenn banget. Masih berfungsi dengan baik (baca: bisa digunakan dengan paksa) meski badannya, joystick-nya, volumenya, beberapa keypadnya, dan auto-cameranya sudah lecet2, ga bisa dipakai normal, sering ngadat dan sering hang. Hihihi. Hal itu sebenarnya karena saya yang jahat, sering menjatuhkannya, melemparnya, dan menenggelamkanmu dalam kopi :p
  2. NoKEEA 3720 Classic saya yang masih baru! J Saya belum bisa berkata banyak, karena belum membuktikannya. Tapi menurut info, Nokia yang satu ini oke punya. Bisa dijatuhin dari atas tangga 4m, bisa dijadiin bola golf, bisa dimasukin ke pasir pantai, dan… bisa dicelupin ke dalam segelas bir (yummie!) Mari kita buktikan!

(ini: rayuan Nokia 3720 yang membuat saya jatuh cinta)


10 thoughts on “Eric dan Keea

  1. hahhaha sekali lagi tulisan yang menghibur, bikin penasaran ternyata!!!!!

    btw foto rayuan nokia itu beneran?? dah pernah di coba di kopi lom 😛

  2. aaahh, akhirnyaaa…aku setuju kamu putus sama si Eric. Abis rese’ sih! Moody banget lagi.
    Pas dibutuhin malah ngambek!
    Yaa, aku doain hubunganmu dengan Keea lebih awet, amiinn…

  3. @gesa, hihihi.. senang bisa menghibur kamu! 🙂
    klik aja link-nya. belum aku buktiin sih. tanpa harus disengaja, biasanya akan kejadian :p

    @winta, amiiiinnn.. sip, doain ya! 😀

  4. dulu aku jatuh cinta sama keea juga. lalu sam datang merebut hatiku, akhirnya kupilih dia dan terjadilah perselingkuhan. kadang berasyik masyuk dg keea, kadang sama sam. Lalu sam menghilang entah kemana dan aku meratapinya. huuuuu….
    (catatan: sam= samsung)

  5. ah sedihnya.. ugh, sam itu sama seperti toro. aku pernah jalan sama toro, lalu ditinggal olehnya. 2 kali bahkan! putus nyambung putus nyambung gitu. sampai akhirnya ia benar-benar pergi dan tak kembali. susah jalan sama toro si rocker!
    (pernah tau moTOROla seri ROKR kan? hihihi)

  6. Hubunganku dgn si Berry sudah dipastikan tidak akan lebih dari 2 tahun vir, jd sekarang sdg mulai untuk melirik-lirik yg lain..hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You can use markdown, yes that awesome markdown.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.