Seorang sahabat saya, si Ceriadunia, berulang tahun di hari Sabtu kemarin. Saya dan Senyumpagi sudah menyiapkan sesuatu untuknya. Sebuah kejutan yang seru! Kamu mau tau bagaimana ceritanya?
Saya dan Senyumpagi tidak pura-pura lupa kalau dia ulang tahun seperti yang dilakukan orang-orang jika ingin membuat suatu kejutan. Yang kami lakukan justru kami menanyakan apa rencana Ceriadunia dan kami meminta agar kita bisa bertemu untuk merayakan ulang tahunnya. Namun, kami katakan jika Senyumpagi harus liputan penting di hari Sabtu, sehingga kami tidak akan bisa bertemu dan merayakan hari ulang tahunnya pas di hari Sabtu tersebut. Akhirnya, kami sepakat untuk merayakannya dengan makan malam bersama di Jumat malam. Saya dan Senyumpagi pun mengarahkan tempat makan kita ke restoran yang memiliki kolam renang sehingga Ceriadunia membawa pakaian renang.
Jumat malam itu, berkumpulah saya, Senyumpagi, Ceriadunia, Pendongeng ajaib (suami Senyumpagi), dan Natalia – seorang sahabat kami lainnya, di Pancious, Permata Hijau. Kami pun berakting kecewa karena tidak bisa berenang di sana (meski sebenarnya kami sudah tahu benar jika kolam renang di sana tidak mungkin bisa digunakan untuk berenang. Ya iyalah, mau jadi tontonan segar para pengunjung apa? Hihihi). Fettuccini Mushroom, Spaghetti Salmon Marinara, Pasta Tuna, dan berbagai pancake dan waffle seperti Coco Baileys dan Coco Berries menjadi pilihan kami di malam tersebut. Kami mentraktir Ceriadunia di malam itu dengan alasan itulah hadiah kami untuknya. Kami meyakinkannya bahwa demikianlah cara orang Eropa memperlakukan mereka yang berulang tahun.
Tiga hari yang lalu, satu hari setelah tahun baru, seorang sahabat saya bertambah usianya. Saya pun mengirimkan pesan pendek padanya, sebuah ucapan selamat beserta sebuah pertanyaan apakah yang ia ingin saya doakan untuk usianya yang baru itu. Saya membayangkan sebuah balasan pesan yang berisi permintaan doa supaya di usia yang baru dia bisa semakin sukses dalam karirnya, mendapat gaji dobel, atau mungkin doa supaya dia bisa cepat menikah (meski itu salah alamat, karena saya pun tidak cepat-cepat dalam menikah 