<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: berkarya</title>
	<atom:link href="http://virtri.com/2008/09/berkarya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/</link>
	<description>beberapa cerita tentang sebuah hidup...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jan 2012 07:00:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: virtri</title>
		<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/comment-page-1/#comment-61</link>
		<dc:creator>virtri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 10:16:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://virtri.blog.friendster.com/?p=40#comment-61</guid>
		<description># kurniawan

terima kasih :)

ga bermaksud berlama-lama kok, kur.
will grab the new challenges when there&#039;s a chance..
will be very happy to learn many new things if it comes..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># kurniawan</p>
<p>terima kasih <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ga bermaksud berlama-lama kok, kur.<br />
will grab the new challenges when there&#8217;s a chance..<br />
will be very happy to learn many new things if it comes..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kurniawan</title>
		<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/comment-page-1/#comment-60</link>
		<dc:creator>Kurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 02:51:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://virtri.blog.friendster.com/?p=40#comment-60</guid>
		<description>Virtri,

bahan yang kau punya sudah cukup untuk membangun jembatan ke pemberhentian selanjutnya. Di sana kau akan mampu mengumpulkan bahan secara lebih banyak, lebih cepat dan lebih berkualitas. Go get it girl.., jangan berlama lama di comfort zone, you deserve more :)

 hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Virtri,</p>
<p>bahan yang kau punya sudah cukup untuk membangun jembatan ke pemberhentian selanjutnya. Di sana kau akan mampu mengumpulkan bahan secara lebih banyak, lebih cepat dan lebih berkualitas. Go get it girl.., jangan berlama lama di comfort zone, you deserve more <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p> hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: virtri</title>
		<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/comment-page-1/#comment-59</link>
		<dc:creator>virtri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 08:57:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://virtri.blog.friendster.com/?p=40#comment-59</guid>
		<description>#hendra

kamu benar. bahwa ada 2 bentuk ketika kita berbicara mengenai kerja: karya dan karir. tapi buatku, keduanya harus juga dapat melebur.

tidak munafik bahwa aku senang ketika karirku meningkat. karir meningkat buatku berarti proses belajarku akan meluas dan meningkat. dan ketika ada &quot;hal&quot; lain yang juga meningkat, artinya kita bisa melukis semakin banyak senyum, bukan? :)

tapi, setelah aku berusaha mengenal seorang aku, rupanya aku bukanlah seorang yang obsesif terhadap karir. aku mencoba berkarya sebaik-baiknya. jika karyaku dihargai dengan karir yang lebih baik, aku bersyukur. jika belum, aku berkarya dan berkarya lagi. itu saja.

dan targetku terhadap karyaku? bukan berarti tidak ada. namun aku menyebutnya sebagai karya impian sederhana seorang virtri. kelak, ndra.. semoga sepuluh tahun lagi bisa terwujud. amin.

hey, aku jadi kangen ketemu kamu, ndra; seorang adik, teman, dan sosiolog yang menyenangkan ;)

# gerald

ah, kamu juga seorang yang menginspirasi, ges. setidaknya untuk aku. dan aku yakin, untuk orang-orang disekitarmu juga :)

# senyumpagi

setuju, ka! that&#039;s d most imprtnt thing!!
mari kita bertualang! (lho) :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#hendra</p>
<p>kamu benar. bahwa ada 2 bentuk ketika kita berbicara mengenai kerja: karya dan karir. tapi buatku, keduanya harus juga dapat melebur.</p>
<p>tidak munafik bahwa aku senang ketika karirku meningkat. karir meningkat buatku berarti proses belajarku akan meluas dan meningkat. dan ketika ada &#8220;hal&#8221; lain yang juga meningkat, artinya kita bisa melukis semakin banyak senyum, bukan? <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi, setelah aku berusaha mengenal seorang aku, rupanya aku bukanlah seorang yang obsesif terhadap karir. aku mencoba berkarya sebaik-baiknya. jika karyaku dihargai dengan karir yang lebih baik, aku bersyukur. jika belum, aku berkarya dan berkarya lagi. itu saja.</p>
<p>dan targetku terhadap karyaku? bukan berarti tidak ada. namun aku menyebutnya sebagai karya impian sederhana seorang virtri. kelak, ndra.. semoga sepuluh tahun lagi bisa terwujud. amin.</p>
<p>hey, aku jadi kangen ketemu kamu, ndra; seorang adik, teman, dan sosiolog yang menyenangkan <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p># gerald</p>
<p>ah, kamu juga seorang yang menginspirasi, ges. setidaknya untuk aku. dan aku yakin, untuk orang-orang disekitarmu juga <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p># senyumpagi</p>
<p>setuju, ka! that&#8217;s d most imprtnt thing!!<br />
mari kita bertualang! (lho) <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: senyumpagi</title>
		<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/comment-page-1/#comment-58</link>
		<dc:creator>senyumpagi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 05:08:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://virtri.blog.friendster.com/?p=40#comment-58</guid>
		<description>aah vir, just enjoy your life...:D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aah vir, just enjoy your life&#8230;:D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gerald</title>
		<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/comment-page-1/#comment-57</link>
		<dc:creator>Gerald</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 04:08:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://virtri.blog.friendster.com/?p=40#comment-57</guid>
		<description>Apa y????

Gw pernah membicarakan topik yang hampir mirip dengan seorang teman, dan yang paling gw ingat adalah kata2x yang sama dengan tulisan ini :

“bahwa bagiku bekerja adalah berkarya; menghasilkan suatu karya, yang baik tentunya, yang mendatangkan manfaat untuk orang lain

bahwa bagiku bekerja adalah bisa menginsipirasi orang lain dengan karyaku; mereka bisa lebih baik, meskipun hanya untuk hal- hal sederhana

bahwa bagiku bekerja adalah menghadirkan senyum di wajah orang-orang di sekelilingku; hal itu kuberi nama kebahagiaan”

Kata2x ini yang sekarang menjadi inspirasi gw, setidaknya gw berusaha tidak mengkerutkan kening dan berusaha tersenyum selalu saat bekerja (walaupun dalam kondisi stress berat) karna dengan begitu kita tidak membuat beban kita jadi beban orang lain :)

Kalau di pikir berapa orang sih saat ini yang bekerja masih memikirkan orang lain, walaupun itu hanya hal yang kecil seperti &quot;memberikan inspirasi dan senyum kepada orang lain&quot;.

Makasih semua orang yang selalu membuat &quot;Kata-Kata&quot; yang selalu menjadikan  inpirasi dan tawa :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa y????</p>
<p>Gw pernah membicarakan topik yang hampir mirip dengan seorang teman, dan yang paling gw ingat adalah kata2x yang sama dengan tulisan ini :</p>
<p>“bahwa bagiku bekerja adalah berkarya; menghasilkan suatu karya, yang baik tentunya, yang mendatangkan manfaat untuk orang lain</p>
<p>bahwa bagiku bekerja adalah bisa menginsipirasi orang lain dengan karyaku; mereka bisa lebih baik, meskipun hanya untuk hal- hal sederhana</p>
<p>bahwa bagiku bekerja adalah menghadirkan senyum di wajah orang-orang di sekelilingku; hal itu kuberi nama kebahagiaan”</p>
<p>Kata2x ini yang sekarang menjadi inspirasi gw, setidaknya gw berusaha tidak mengkerutkan kening dan berusaha tersenyum selalu saat bekerja (walaupun dalam kondisi stress berat) karna dengan begitu kita tidak membuat beban kita jadi beban orang lain <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau di pikir berapa orang sih saat ini yang bekerja masih memikirkan orang lain, walaupun itu hanya hal yang kecil seperti &#8220;memberikan inspirasi dan senyum kepada orang lain&#8221;.</p>
<p>Makasih semua orang yang selalu membuat &#8220;Kata-Kata&#8221; yang selalu menjadikan  inpirasi dan tawa <img src='http://virtri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendra</title>
		<link>http://virtri.com/2008/09/berkarya/comment-page-1/#comment-56</link>
		<dc:creator>Hendra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 21:49:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://virtri.blog.friendster.com/?p=40#comment-56</guid>
		<description>hemmm...mau ngomentari kok grogi ya. padahal topik ini sangat bagus buat dibicarain...kalo ada yg salah maafin ya.

1. menurutku kerja &#039;an sich&#039; dan karir harus dibedakan. yang pertama merujuk kepada diri sendiri sedangkan yang kedua mengandaikan hubungan sosial yang ada didalamnya. yang pertama bersifat ditujukan keluar (bernilai sosial) sedangkan yang kedua menuju kepada diri sendiri sebagai pemenuhan hasrat akan penghargaan dan eksistensi.

2. ketika dibaca seperti itu maka kerja &#039;an sich&#039; tidak memerlukan batasan waktu karena tidak dikejar oleh apapun melainkan pembuktian bagi diri sendiri, sednagkan karir dituntut oleh hubungan sosial yang ada didalamnya untuk selalu dipenuhi (targetnya). dengan kata lain yang pertama mengandaikan kebebasan yang kedua mengandaikan...hemm apa ya..pemaksaan. upss.

3. karena itu kata &quot;karya&quot; dalam esensinya hanya relevan pada kerja &#039;an sich&#039;. karya adalah sesuatu yang lahir tanpa paksaan dari luar diri individu..dan bersifat sebagai pemenuhann sisi kemanusiaan individu tersebut

4. banyak yang memahami kerja sebagai karir. menurutku itu salah..karena jika hanya dipahami seperti itu maka kerja kehilangan makna esensialnya. Memang setiap orang buth makan..dan oleh karena itu pula menurutku kerja karir sebenarnya bukan pemnuhan akan pemenuhan nilai-nilai potensial manusia. diaman kerja hanya ditujukan untuk memeenuhi hasrat kebutuhan baik biologis (terutama dikalangan kelas pekerja) atau eksistensial (kelas menengah)

5. kayanya tulisan kakak diatas berbicara kerja an sich ya?hehe..tetap semangat ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hemmm&#8230;mau ngomentari kok grogi ya. padahal topik ini sangat bagus buat dibicarain&#8230;kalo ada yg salah maafin ya.</p>
<p>1. menurutku kerja &#8216;an sich&#8217; dan karir harus dibedakan. yang pertama merujuk kepada diri sendiri sedangkan yang kedua mengandaikan hubungan sosial yang ada didalamnya. yang pertama bersifat ditujukan keluar (bernilai sosial) sedangkan yang kedua menuju kepada diri sendiri sebagai pemenuhan hasrat akan penghargaan dan eksistensi.</p>
<p>2. ketika dibaca seperti itu maka kerja &#8216;an sich&#8217; tidak memerlukan batasan waktu karena tidak dikejar oleh apapun melainkan pembuktian bagi diri sendiri, sednagkan karir dituntut oleh hubungan sosial yang ada didalamnya untuk selalu dipenuhi (targetnya). dengan kata lain yang pertama mengandaikan kebebasan yang kedua mengandaikan&#8230;hemm apa ya..pemaksaan. upss.</p>
<p>3. karena itu kata &#8220;karya&#8221; dalam esensinya hanya relevan pada kerja &#8216;an sich&#8217;. karya adalah sesuatu yang lahir tanpa paksaan dari luar diri individu..dan bersifat sebagai pemenuhann sisi kemanusiaan individu tersebut</p>
<p>4. banyak yang memahami kerja sebagai karir. menurutku itu salah..karena jika hanya dipahami seperti itu maka kerja kehilangan makna esensialnya. Memang setiap orang buth makan..dan oleh karena itu pula menurutku kerja karir sebenarnya bukan pemnuhan akan pemenuhan nilai-nilai potensial manusia. diaman kerja hanya ditujukan untuk memeenuhi hasrat kebutuhan baik biologis (terutama dikalangan kelas pekerja) atau eksistensial (kelas menengah)</p>
<p>5. kayanya tulisan kakak diatas berbicara kerja an sich ya?hehe..tetap semangat ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

