Archive for » 2007 «

baton

Seorang sahabatku, Ilma, memberikan baton padaku udah 1 bulanan yang lalu. Yaa, namanya juga Virtri. Meski suka nulis, tapi nge-blog itu mah sifatnya kebutuhan tersier, gede di niat doank  :p

 

Ilma mendapat baton dari temannya, sebut saja si X. X ini mendapat dari B, B dari R, dst, dst. Nah, Ilma diminta juga meneruskan ke teman-temannya, demikian juga dengan teman-temannya untuk meneruskan ke teman-teman berikutnya, dst, dst. Baton yang kudapat dari Ilma adalah deskripsi delapan hal tentang aku: sifat dan kebiasaanku.

 

Baton itu sendiri memiliki beberapa pengertian. Yang paling sering digunakan adalah tongkat yang digunakan konduktor dalam pertunjukkan musikal. Lalu apa hubungannya dengan pola terus-meneruskan ini? Ternyata ada satu pengertian lagi yang lebih dapat digunakan untuk memahami tentang baton ini: tongkat estafet. Nah, sekarang jadi lebih jelas kan?

 

Menurutku, konsep baton di sini lebih bertujuan untuk mengetahui sesuatu atau beberapa hal yang kita ingin tahu dari teman atau sahabat dari sudut pandang si teman atau sahabat kita itu. Bisa jadi itu karena kita belum tahu atau sudah tahu tapi ingin mengenalnya lebih dalam.

 

Dalam salah satu teori psikologi (ceritanya anak komunikasi yang sok tau tentang dunia psikologi nih! :D ), ada konsep tentang jendela pengenalan diri:

more »

sunset in dreamland

“Kamu yakin akan meninggalkan pulau ini?”

“Tentu saja!”

“Tidak berat?”

“Mengapa?”

“Lihat baik-baik. Tempat ini begitu cantik, sayang! Ini pulau yang dicintai dewa dan dewi”

“Tapi tidak ada kamu di sini!”

“Gombal!”

“Hahaha, iya gombal. Tapi itu benar. Seperti halnya kamu, aku juga tak ingin berjengkal darimu. Di pulau indah ini aku seakan terkurung, dibatasi jarak dan waktu denganmu; terbenam di pulau impian.”

Dreamland_beach_2_1Semburat jingga kemerah-merahan kian membayang di langit. Diiringi debur ombak yang bergulung-gulung di atas hamparan pasir putih, mentari bergerak perlahan; beranjak-anjak ia turun kembali ke peraduannya, masuk ke dalam laut maha luas.

from malang to surabaya

(ini bukan tulisan tentang mudik. kalo mudik, judulnya akan “from surabaya to jogja”, hehe. oia, selamat idul fitri ya untuk kamu yang merayakannya. aku minta maaf untuk segala tuturku yang bercela dan lakuku yang tak berkenan di hatimu. kamu mau memaafkanku, kan?)

Delapan bulanku tinggal di Malang sudah tuntas. Akhir September kemarin aku pindah ke Surabaya untuk tinggal di kota pahlawan ini.

Malang yang sejuk, Malang yang cantik, Malang yang nyaman, tak akan kudapati lagi tiap harinya. Bagaimana aku bisa mudah melupakan kota itu, delapan bulan adalah waktu yang lebih dari cukup bagi Malang untuk menawan hatiku. Tiap pagi dan sore aku disuguhi pemandangan liuk siluet pegunungan yang hingga sekarang tak dapat kuhafal satu per satu gunung apa saja yang mengelilingi kota indah itu. Kota yang dicintai gunung-gunung, demikian sapa sahabatku pada kota ini. Wajar saja jika hawa di kota ini begitu bersahabat. Hembusan angin yang lembut, hijau pohon di sisi kiri dan kanan jalan-jalan kota, dipadu dengan beberapa bangunan tua jaman Belanda menarik kedua sudut bibirku untuk tersenyum tiap aku menyusurinya.

Ada beberapa sudut yang membuatku betah berlama-lama untuk menikmati kota ini:

 

more »

11-1-14-7-5-14

malam sudah. namun pesan elektronik darimu menggodaku untuk segera membuka puluhan gambar yang kamu bagikan untukku.

satu demi satu kubuka:

hamparan pasir putih pulau dewata nan cantik,

lambaian nyiur yang hijau penuh,

bocah-bocah yang bermain di pantai,

prasasti bersejarah di tengah pusat kota,

kolam renang dari balik jendela kamar hotelmu,

kamar barumu sejak dua hari lalu,

hingga gambar sorot teduh dari sepasang mata mu.

tak terasa air mata membayang di mata. aku seakan memasuki hidupmu di sana. aku suka itu. dan, aku semakin merindumu. iya, kamu; nyamanku.

menulis

“Aku ingin jadi penulis!”

kataku padamu.

“Ya menulislah!”

tangkasmu cepat.

Menulis. Sebuah pekerjaan yang sesungguhnya mudah namun sulit buatku. Entah kesulitan untuk mengawalinya, melanjutkannya ketika berada di tengah, atau menyelesaikannya ketika sudah berada di klimaks. Kesulitan menyempatkan diri untuk menulis dalam kesibukan kerjaku, atau mungkin bisa jadi kesulitan untuk menyingkirkan rasa malasku. Padahal, ada begitu banyak hal yang ingin kubagikan melalui tulisan:

tentang ragam manusia yang kujumpai di tiap sudut, yang hebat, yang unik, yang menarik, yang mengharukanku, ataupun yang mengesalkanku;

tentang pemandangan-pemandangan menakjubkan yang kutemui di sepanjang perjalanan dalam karyaku, yang membuatku lebih lagi melimpahkan syukur pada Sang Pelukisnya;

tentang hal-hal sederhana yang indah dalam aku meniti rentang waktu: bahagia dan kecewa yang menjadi warna-warni dalam hidupku;

tentang apa pun;

pun sekedar tentang perasaanku padamu.

more »

Info Kerja: J&J Management Trainees

Dears,

J&J recruit di beberapa kampus: ITB, UGM, UI, UNPAD, UII, PPM, Prasetya Mulya. Harusnya dah tutupan. Tapi kalo mo coba, dalam hari2 ini mungkin masih dibuka.
Jadi, kalo tertarik, mending buruannnn!!!!

Regards,
- V -

Johnson & Johnson is the world’s most comprehensive and broadly based manufacturer of health care products, as well as a provider of related services, for the consumer, pharmaceutical and medical devices and diagnostics markets. The more than 200 Johnson & Johnson operating companies employ approximately 115,000 men and women in 57 countries and sell products throughout the world.

Our Consumer Division in Indonesia invites you to be a part of our distinguished:

Management Trainees

General Requirements
- S1 and S2 Graduates with major in Business/Management, Marketing, Finance, Engineering, Human Resource, and Information Technology
- Minimum GPA of 3.0 (B) in the scale of 4
- S-2 Graduates in Business/Management, with minimum GPA of 3.5 in the scale of 5
- For S2, 1–2 years working experience will be an advantage although not required
- Fluent in English, verbal and written
- Willing to be posted nationwide where J&J operates

Core Competencies
Entrepreneurial mindset, inner drive, good leadership, good teamwork, big picture Orientation with attention to detail, intellectual curiosity, sense of urgency, prudent risk taking, willingness for cross-functional exposures, result and performance driven.

J&J Management Trainee Program is an 18-month on-the-job program that consists of assignments in at least two different functions in the company which may include Sales, Marketing, Finance, Supply Chain, Human Resources, and Information Management. You will have the privilege of being mentored by senior J&J leaders and the opportunity to contribute in achieving business goals.

Candidates who meet the above requirements are invited to submit your application (cover letter, curriculum vitae, photos, and  academic transcript) to:

fsari@conid.jnj.com

The J&J Management Trainee selection will start in July 2007.

HUMAN RESOURCES – J&J INDONESIA

what if

Bagaimana jika aku katakan aku bahagia berada di dekatmu,

bersama kita tersenyum, terbahak, atau hanya menikmati diam.

Ini sudah lewat dari seribu masa.

Harusnya sudah melayang segala letup rasa.

Panas, dingin, cerah, berawan, gerimis, deras, pelangi maupun badai sudah kita jalani penuh.

Harusnya sudah muncul rasa jenuh.

Bagaimana jika aku katakan aku nyaman berada di dekatmu,

bersama kita tersenyum, terbahak, atau hanya menikmati diam.

Aku bisa mencinta;

dengan tetap menjadi diriku;

apa adanya aku;

tanpa berpura;

tanpa terpaksa.

Bagaimana jika aku katakan aku bahagia dan nyaman berada di dekatmu,

bersama kita tersenyum, terbahak, atau hanya menikmati diam;

maukah kamu tidak berjengkal dariku?

aku dan gambar diri

Hari-hari belakangan ini, aku dapat banyak email dari teman-teman lama. Selain cerita-cerita tentang hidup mereka, ada isi email mereka yang bunyinya hampir senada:

“Vir, foto loe di FS ancur banget. Mana foto loe sekarang?”

“Hey, upload foto donk. Loe masih sama ga sekarang ma dulu?”

Hmm… ternyata penting ya foto untuk teman2 lama!

(Iya juga sih. Aku juga sering menanyakan hal yg sama ke temen2 lama)

Untuk memenuhi permintaan pasar (halah!), akhirnya kubuka-buka folder “My Pictures” dalam komputerku. Sebagai salah satu species homo narcicsius, fotoku banyak. Namun yang fotoku sendiri; yang bagus (baca: nampak endut atau setidaknya sedikit berisilah, plus yg ga neko-neko :p) koq jarang yaa. Yang ada malah foto bareng temen2 dan keluarga dengan pose2 aneh bin ajaib.

Kucari, kutimbang-timbang, kupilih-pilih.

Akhirnya kutemukan beberapa yg lumayan untuk dicantelin di FS (emang ada gitu kriteria standard foto untuk FS!).

Setelah kulihat apa yang ku-upload, ternyata biasa saja semua.

Ah, aku toh memang orang biasa! Hidupku saja yang luar biasa! J

aku terganggu

Hentikan.

Iya hentikan semua pesan pendekmu yang kamu kirimkan di tiap pergantian subuh ke pagi, pagi ke siang, siang ke sore, sore ke malam, bahkan di kala tengah malam menjelang subuh. Bertanya atau menyatakan hal-hal sederhana yang harusnya tidak kamu tujukan padaku. Beberapa memang wajar, namun tidak selebihnya.

Sudahlah.

Aku tidak suka dengan rayuanmu. Baik gombal ataupun tulus. Tidak pantas. Aku menghargaimu; sebagai rekan kerjaku. Itu saja. Tidak lebih. Jika aku berteman denganmu, itu karena aku berteman dengan semua orang. Aku bukan pencari musuh.

Cukup.

Ada rasa sebal yang mulai menelusup di hatiku. Aku tidak ingin membuatnya menjadi rasa muak.

Aku perempuan yang menghormati laki-laki yang mencintai istrinya.

Jika kamu masih ingin berteman denganku, kamu tau harus bagaimana, bukan?

aku mencintaimu

masih…