Archive for » 2005 «

Selamat..

Sudahkah aku mengucapkan "SeLaMaT NaTaL" kepadamu?

Jika belum, jangan ragu menerimanya dari ku, meski terlambat.. Aku pun bahagia jika ada yang mengucapkannya padaku. Entah melalui lisan, tulisan, kecupan, atau sekedar tatapan.

Iya, sebuah natal, sebuah kelahiran; dan bukan sebuah mortal, sebuah kematian. Natal mengingatkanku akan Kelahiran Sang Pembawa Selamat. Selamat untuk seluruh manusia.

SeLaMaT NaTaL..

Muntahan hati yang datang di siang hari

Muntahkan saja, luapkan saja. Tidak perlu berpura-pura kuat, apalagi tegar. Bahkan seorang satria pun tak kan tahan jika ada yang merobek hatinya, mengambil cintanya.

Saat ini, ketika kau lupa untuk berdiri di atas kedua kakimu, aku tidak akan memapahmu, atau menggendongmu, juga mencarikan tongkat untukmu. Aku hanya akan menemanimu duduk dan minum segelas embun, hingga kau mampu menapakkan kakimu lagi.

banyak kisah

hari berganti hari.. hari matahari yang keesokannya menjadi hari bulan.. terus berganti sampai hari bintang.. berulang dan berulang, entah sudah berapa kali putaran..

putaran yang tak terhitung itu sudah membuat banyak kisah dalam sebuah kehidupan. beraneka warna. satu warna saja sudah mengandung banyak rupa. biru misalnya. ada ratusan, bahkan mungkin ribuan gradasi warna biru yang bisa diceritakan (coba lihat saja senja akhir2 ini.. ribuan biru tergantung indah di langit, menawan).

adalah sepenggal waktu yang kita butuhkan untuk berbagi tentang penggalan-penggalan kisah yang banyak itu. dalam dekapan mesra rintik hujan yang telah mampir dan tinggal 2 pekan ini, dalam kehangatan seruputan nescafe originale panas, dalam perhentian sejenak dari kesibukan yang tak kunjung habisnya.

percakapan beberapa hari lalu

Sebuah janji, antara makan pagi di Jakarta dan makan siang di Yogyakarta

Sebuah janji pada tengah hari, janji dengan pengingat layanan pesan pendek

Janji yang terlambat 30 menit, bukan di sengaja.

Sebuah pertemuan tiga manusia

Sebuah pertemuan maya, bertemu meski tak bertatap

Dengan kata dan emoticon, berbagi rasa

"Kabar bahagia!" kataku.

dan kita bersuka bersama, tertawa diiringi canda

"Tidak terlalu baik!" katamu.

dan kita terdiam sejenak. mendengarmu meluapkannya dalam deret panjang alphabet. dan kita saling menguatkan dan mencoba mencari jalan keluar, bersama.

"Biasa saja!" katamu.

dan kamu bercerita dengan tenangmu. tentang keputusan itu, tentang keberangkatan itu, dan tentang harapan itu. harapan kita bersama.

Sukamu, sukaku, suka kita

Dukamu, dukaku, duka kita

Harapmu, harapku, harap kita 

Ya, kita memang sahabat!

Karena LuNa…

Kenapa Luna?

Karena seorang Luna Maya-kah?

Apa yang kurang dengan seorang kamu?

Demikian tanya seorang kawan lama.

Bukan. Bukan karena seorang Luna Maya, sergahku cepat. Meski dirinya cantik bukan kepalang menurut orang jamak, namun tak terlintas di benakku tuk mengidolakannya. Tidak, aku tidak mau disama-samakan dengannya. Kita punya kecantikan kita masing-masing ^^. Dan aku bahagia dengan keberadaanku, apa adanya aku… (Terima kasih, ya Tuhan Yesusku)

Luna,

hanya sebuah kata yang terkadang mencerminkan aku…

Luna mencintai matahari, yang tak pernah berhenti memancarkan cahaya hangatnya. Luna sayang pada matahari, kala matahari terik atau kala terlindung awan. Dan walau matahari menyenangi siang dan bukan malam, Luna tetap sayang.

Luna suka berada diantara bintang-bintang. Bintang-bintang yang selalu berkedap-kedip, sekali waktu gemerlap, sekali lain temaram. Bintang-bintang yang setia, selalu ada meski kerap tak terlihat.

Luna nyaman dekat dengan manusia. Melihat tingkah polahnya, tenggelam dalam suka dukanya. Luna menyukai hidup manusia, dengan segala warna-warni yang menggoresinya.

Luna… aku.

hujan

aku sampai lupa kapan terakhir kali kau mampir, tuk basahkan peluhku, rangkulku dengan hawa dinginmu, puaskan jiwaku merasakan sejukmu..

kapan kamu kan datang lagi ke kotaku ini??

                                                                                   ..aku kangen kamu..

buku oh buku!

Setelah kutapaki ‘Bumi Manusia’, kuikuti ‘Anak Segala Bangsa’, kutelusuri ‘Jejak Langkah’, dan kututup pintu ‘Rumah Kaca’, aku bertualang dengan Robert Langdon dalam memecahkan ‘Da Vinci Code’ (Ah, Dan Brown memang pengarang yang handal, membuat yang fiktif seakan fakta! Ya, dia berhasil membuat banyak orang -yang kukenal- terguncang imannya)..

Dan hari-hari belakangan ini, sambil sesekali mengintip-intip fakta tetralogi Pramoedya dalam ‘Sang Pemula’, aku hanyut dalam sebuah kisah dari masa silam, yang dituturkan Haji Mukti dalam ‘Hikayat Siti Mariah’. Sebuah bacaan alternatif! Pelipur lara yang benar-benar telenovela. Hitam – putih, si protagonis jauh dari sikap cela, si antagonis mutlak dursila. Namun, memang menarik untuk disimak di tengah taburan novel-novel teenlit yang jamuran (saking menjamurnya!).
Banyak tebaran kata-kata mutiara, gurindam, dan peribahasa di sana sini. Membacanya, seakan kita hidup dalam 1,25 abad yang lalu.

Ah, memang menyenangkan membaca untaian-untaian kata yang terajut dalam cerita pun fakta; terutama di tengah-tengah profesi baru-ku ini:)
Sambil mendengarkan alunan musik jazz, menyeruput nescafe originale… hmmm, aku tenggelam.

“Hey, Vir!!” rak buku memanggilku, “‘Sejarah Tuhan’ dan ‘Arok Dedes’ sudah menanti giliran untuk kau sentuh! Cepat baca, kemudian kembalikan pada pemiliknya.. lalu, pinjamlah yang lain agar aku senantiasa tetap terlihat penuh!”
                                                    …hihihi, buku2 boleh minjem kok bangga!:D

sebuah akhir dan sebuah awal

limpah syukur mengalir dari bibir ini.
seminggu kemarin, tepat 8 hari yang lalu, pada sebuah akhir..

dan keesokannya, seberkas gentar menyelip di hati.
ya, seminggu kemarin, tepat 7 hari yang lalu, pada sebuah awal..

Tuhan, kupercayakan masa depanku dalam genggaman tangan kasih-Mu,
temani aku dalam melangkahkan kaki di belantara yang baru ini..

dedicated to my best friend

You’ve Got A Friend

When you’re down and troubled
and you need some lovin’ care
and nothing, nothing is going right.
Close your eyes and think of me
and soon I will be there
to brighten up even your darkest nights.

You just call out my name,
and you know whereever I am
I’ll come running, to see you again.
Winter, spring, summer, or fall,
all you have to do is call
and I’ll be there, yeah, yeah, yeah.
You’ve got a friend.

If the sky above you
grows dark and full of clouds
and that old north wind begins to blow
Keep your head together and call my name out loud
Soon you’ll hear me knocking at your door.
You just call out my name and you know where ever I am
I’ll come running, running, yeah, yeah, to see you again.
Winter, spring, summer or fall
all you have to do is call
and I’ll be there, yes I will.

Now ain’t it good to know that you’ve got a friend?
When people can be so cold.
They’ll hurt you, yes and desert you.
And take your soul if you let them.
Oh, but don’t you let them.

You just call out my name and you know wherever I am
I’ll come running, running, yeah, yeah, to see you again.
Winter spring summer or fall,
all you have to do is call
and I’ll be there, yes I will.
You’ve got a friend.
You’ve got a friend.
Ain’t it good to know you’ve got a friend.
Ain’t it good to know, Ain’t it good to know, Ain’t it good to know
you’ve got a friend.
Oh yeah, You’ve got a friend.

(songs by: James Taylor)

coba..

Dari kemaren2, nyoba posting gagal terus…

Umm, sekarang berhasil ga ya??

(kalo berhasil, kok cuma gini doank postingannya!! biarin ah.. :p)

Enjoy ur beautiful times, friends!